Peluang Usaha Kuliner Gerobak

Peluang Usaha Kuliner GerobakUsaha kuliner yang dijual menggunakan gerobak cukup banyak dan bisa ditemukan di Indonesia. Tentu saja pedagang yang menjual makanannya menggunakan gerobak memiliki alasan tersendiri. 

Alasan Menjual Makanan Menggunakan Gerobak 

Berikut ada beberapa alasan bagi pebisnis kuliner memilih usaha makanannya dengan menggunakan gerobak:

  • Tidak perlu menyewa tempat

Makanan yang dijual dengan menggunakan gerobak bisa dibawa kemana saja sehingga penjual tersebut tidak harus mengeluarkan harga sewa tempat. Tentu saja ini menghemat pengeluarannya. Yang perlu dilakukan hanyalah berkeliling dan mencari lokasi yang strategis untuk menempatkan gerobak tersebut. 

  • Lebih murah

Usaha makanan menggunakan gerobak tentu lebih murah modal yang diperlukan daripada membangun rumah makan atau lokasi khusus. Yang diperlukan kendaraan motor, roda serta kayu dan perlengkapan untuk menyiapkan makanan. Sedikitnya barang yang diperlukan membuat modal yang dikeluarkan juga tidak banyak. Mengenai daftar peluang bisnis kuliner gerobak dibahas di sub judul selanjutnya. 

Peluang Usaha Kuliner Gerobak

  • Mudah untuk pindah tempat

Menjual makanan menggunakan gerobak memudahkan penjual untuk membawa gerobaknya kemana saja, dimana banyak orang di situlah ditempatkan gerobaknya. Jika di lokasi tertentu dilarang berjualan, maka bisa dicari tempat lain yang strategis dan aman. 

  • Peluang keuntungan lebih besar

Makanan yang dijual menggunakan gerobak, umumnya banyak pelanggan yang tentu berpengaruh pada keuntungan yang didapatkan. Selain karena bisa dibawa ke tempat yang ramai orang, penjual bisa menyapa konsumen dengan mudah. Selain itu, perlu diperhatikan kebersihan gerobak yang digunakan agar penjual suka membeli makanan yang dijual. 

Beberapa Jenis Peluang Usaha Kuliner Gerobak

Setelah mengetahui alasannya, berikut ada beberapa macam usaha menggunakan gerobak yang bisa dipilih atau dicoba:

  • Ragam olahan aci

Aci adalah makanan berbahan tepung tapioka yang dikenal dengan rasa yang enak dan teksturnya yang agak kenyal. Beberapa olahan aci misalnya cireng, cilok dan ciler yang bisa dijual menggunakan gerobak. Harganya yang sangat terjangkau dan rasanya yang khas membuatnya disukai anak-anak. 

Untuk bahan tambahannya digunakan telur, daging, daun bawang dan bumbu yang lainya. Olahan aci ini bisa dijual di dekat sekolah atau di pinggir jalan agar mudah mendapatkan pelanggan. 

  • Ragam bakso

Aneka bakso sangat mudah ditemukan di pinggir jalan, umumnya bakso goreng. Selain itu, juga ada mie bakso, bakso besar dan lain sebagainya. Semuanya bisa dijual menggunakan gerobak dan menjadi salah satu peluang usaha kuliner gerobak paling laris. Hiasi gerobak semenarik mungkin, hasilkan bakso dengan rasa yang enak dan khas. Untuk bahan isinya bisa digunakan bermacam-macam agar konsumen tertarik untuk mencicipinya. Selain di pinggir jalan, bakso juga bisa dijual di dekat sekolah karena umumnya bakso disukai oleh anak-anak. 

  • Ragam olahan sate

Sate juga bisa dijual menggunakan  gerobak, baik sate kambing, sate ayam atau sate berbahan dasar yang lain. Untuk varian rasanya bisa dibuat dari bumbunya atau dari bahan dasarnya. Sate juga dijual dipinggir jalan, toko-toko atau tempat strategis yang lain. Untuk memasaknya juga tidak terlalu ribet sehingga sangat bagus jika dijual menggunakan gerobak. Yang penting sediakan alat dan bahan yang diperlukan, selanjutnya lakukan strategi jualannya agar sate laris manis. 

  • Ragam olahan nasi

Berbagai olahan nasi salah satu contoh peluang usaha kuliner gerobak, misalnya nasi goreng, bubur ataupun nasi uduk. Umumnya konsumen membeli dalam bentuk bungkusan, agar lebih menarik ciptakan rasa khas yang lezat. Gunakan bahan-bahan yang penjual lain tidak menggunakannya sebagai pelengkap misalnya. 

Penjualan nasi menggunakan gerobak tentu mendapat keuntungan yang besar, mengingat nasi selalu dibutuhkan baik siang ataupun malam. Maka pilih lokasi yang strategis, di pinggir jalan atau di dekat kampus. 

Keuntungan dan Kerugian Usaha Kuliner Menggunakan Gerobak

Jika ingin memulai usaha kuliner menggunakan gerobak ternyata juga bisa menggunakan konsep waralaba yang tentunya ada untung dan ruginya. Berikut penjelasannya:

Keuntungan Usaha Kuliner Menggunakan Gerobak Konsep Waralaba

  • Lebih ringan biaya operasionalnya

Usaha kuliner gerobak yang menggunakan konsep waralaba diuntungkan dari segi biaya operasionalnya yang lebih ringan. Selain itu, lahan untuk jualan tidak diperlukan dalam ukuran yang besar dan bisa juga jualan secara berkeliling. Dari segi pekerjanya, tidak diperlukan pekerja yang banyak bahkan bisa jualan dengan satu orang dengan satu gerobak. Hal ini bisa menghemat pengeluaran dan untuk bangunan gerobaknya pun tidak terlalu menghabiskan biaya. 

  • Bisa langsung memulai berjualan

Menjual makanan menggunakan gerobak dan bergabung dengan mitra waralaba membuat penjual bisa langsung berjualan, dimana keperluan  penjual umumnya sudah disediakan oleh pihak yang menawarkan sistem waralaba tersebut. Sehingga bisa langsung berjualan, dan bisa bekerja lebih cepat dibandingkan buka toko atau kios sendiri. berjualannya yang bisa berkeliling tentu bisa memberikan keuntungan yang banyak.

  • Cepat balik modal

Keuntungan yang terakhir bisa didapatkan ialah modal bisa balik dalam waktu yang singkat. Mengenai modal atau laba akhir yang didapatkan bisa dikonsultasikan dengan pihak mitra waralaba tersebut. 

Kerugian usaha kuliner gerobak system waralaba

Setiap bisnis yang dilakukan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu juga bisnis kuliner gerobak konsep waralaba.

  • Mitra kurang konsisten

Dalam bisnis waralaba, tentu saja sangat diperlukan komitmen ataupun konsisten dari pihak mitra dan menjadi analisa peluang usaha kuliner gerobak. Umumnya ini terjadi jika biaya investasi yang ditawarkan dengan harga yang murah. Jika bisnisnya tidak berjalan dengan baik, ada mitra yang langsung menyerah bahkan bisa meninggalkan bisnis tersebut dengan mudahnya. Ini bisa dilihat dari banyaknya gerobak kosong yang berdiri di pinggir jalan tanpa ada makanan dan penjualnya. Semua bisnis tentunya ada laba dan ruginya, namun tidak boleh menyerah begitu saja untuk kesuksesan yang maksimal dimasa mendatang. 

  • Penjual yang asal-asalan

Ternyata dalam bisnis waralaba, adanya masalah bisa datang dari pengembang bisnis waralaba atau penjual produk tersebut. Bisnis kuliner menggunakan gerobak memang banyak disukai pebisnis. Tetapi jika pengembangnya tidak benar-benar mempersiapkan manajemen bisnisnya dan saat semakin banyak mitra yang bergabung, maka pengembang bisa kewalahan mengaturnya. Sehingga sebelum bekerja sama dengan bisnis waralaba perlu dilihat dulu track record-nya, bagaimana jalannya bisnis tersebut serta sudah berapa lama bisnis tersebut berjalan.

Sekian artikel tentang alasan, kerugian dan keuntungan serta beberapa jenis peluang usaha kuliner gerobak dengan modal kecil tapi untung besar yang bisa diaplikasikan. Kalau Anda tertarik mendanai para pengusaha gerobak yang berniat mengembangkan usahanya namun tidak ada dana, maka Anda tepat jika bergabung bersama kami. Foodin.ID mempertemukan para pemilik modal dengan para pengusaha kuliner yang butuh dana untuk mengembangkan usaha kuliner mereka. Terdapat sistem bagi hasil keuntungan yang bisa didapatkan dengan menjadi investor di sini. Silahkan gabung bersama kami untuk mendapatkan informasi selanjutnya.

No Responses

  1. Anonim

Reply