Analisa Peluang Usaha Makanan Fungsional

Analisa Peluang Usaha Makanan FungsionalMakanan fungsional ialah makanan yang diperkaya komponen yang berefek baik untuk kesehatan tubuh. Saat ini ada banyak makanan fungsional. Apalagi pentingnya mengonsumsi makanan sehat terus digalakkan. Ini bermakna bawah makanan yang dimakan bukan hanya untuk menghilangkan rasa lapar saja, tetapi lebih ke manfaatkannya yang diperoleh tubuh saat makanan itu masuk ke tubuh. 

Semakin sadarnya masyarakat Indonesia untuk selalu mengonsumsi makanan sehat, sehingga berpeluang baik untuk usaha makanan fungsional. Selain makanan fungsional, juga akan dibahas pangan fungsional. Kedua hal ini sangat berhubungan erat sehingga bagi yang ingin mendirikan usaha makanan fungsional, sebaiknya mengetahui hal-hal berikut.

Apa Itu Pangan Fungsional?

Negara maju dalam hal mengonsumsi makanan tidak hanya terpaku pada tampilan dan rasa lezatnya. Mereka juga memperhatikan dampak atau manfaat apa yang tubuh mereka beroleh dari makanan tersebut, apakah baik untuk kesehatan ataupun tidak. Apalagi kini, pangan telah dipakai untuk kebugaran dan kesehatan tubuh, bahkan akan lebih baik jika makanan yang dimakan tersebut bisa menghilangkan atau menyembuhkan penyakit yang sudah bercokol di tubuh. 

Analisa Peluang Usaha Makanan Fungsional

Kesadaran inilah yang akhirnya berasumsi bahwa makanan yang dimakan bukan lagi hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, menghilangkan kekenyangan dan mendapatkan energi. Tetapi makanan apapun yang masuk ke tubuh sebaiknya mampu bersifat fungsional. Inilah yang akhirnya lahir kata pangan fungsional dan dari pangan fungsional ini lahir makanan fungsional. 

Pangan fungsional menurut BPOM diartikan sebagai pangan baik yang alami ataupun buatan yang mengandung senyawa yang baik untuk fungsi fisiologis berbagai organ tubuh. Maka makanan tersebut dihasilkan dengan karakteristik, rasa, tampilan dan berbagai ciri lainnya yang bisa diterima baik oleh konsumen. Untuk penggunaannya diharapkan agar tidak digunakan dalam jumlah yang berlebihan. 

Kepopuleran Pangan Fungsional

Pangan fungsional dikenal mengandung zat gizi dan non gizi yang baik untuk kesehatan serta kebugaran tubuh. Ini berkembang hingga ke segi keilmuannya dimana dihasilkan berbagai produk modifikasi yang di dalamnya dimasukkan zat-zat yang diperlukan tubuh sebagai produk fungsional. Bahkan ini tidak hanya ditemukan pada produk lokal saja tetapi juga pada produk impor. Ini juga bagian dari analisa peluang usaha makanan fungsional 2019 yang sebaiknya diketahui. Untuk pengetahuan lebih lanjut bisa dicarikan di berbagai sumber yang ada.

Tujuan Pangan Fungsional

Makanan fungsional maupun pangan fungsional sama-sama dibuat dengan tujuan untuk efek positif bagi kesehatan tubuh dan juga kebugaran tubuh. Selain itu, di Jepang pada tahun1984 telah disusun alternative untuk mengembangkan pangan fungsional oleh pemerihtahnya. Diantaranya bertujuan dalam memperbaiki fungsi fisiologis sehingga tubuh bisa terlindungi dari penyakit. Khususnya penyakit seperti hipertensi,  jantung koroner kanker dan osteoporosis. Begitu juga di Indonesia, makanan fungsional diharapkan dapat membawa dampak baik bagi tubuh. 

Peluang Usaha Makanan Fungsional

Zat Yang Terkandung Dalam Pangan Fungsional

Makanan fungsional yang dijual dan nantinya dikonsumsi oleh konsumen mengandung zat-zat tertentu. Contohnya, dietary fiber atau serat pangan, polyol atau gula alkohol, oligosakarida, peptide, asam lemak tidak jenuh, polifenol, isoflavon, isoprenoid, glikosida, lesitin dan kolin, vitamin dan mineral serta bakteri asam laktat. Ini sangat penting dalam analisa peluang usaha makanan fungsional modal kecil.

Pangan fungsional maupun makanan fungsional dijual bukan dalam bentuk kapsul, tablet, serbuk atau bubuk. Makanan fungsional berbeda dengan suplemen atau obat-obatan dilihat dari bentuknya. Fungsi makanan fungsional ini dibuat juga untuk membantu pencegahan dari suatu penyakit. 

  • Segi sumber makanan fungsional

Makanan fungsional diperoleh dari dua sumber yaitu berasal dari tumbuhan disebut makanan atau pangan fungsional nabati dan yang berasal dari hewan disebut makanan fungsional hewani. Untuk pangan fungsional nabati misalnya bandrek, tape, tempe, temulawak dan dadih. Sedangkan yang berasal dari hewan contohnya susu, daging, dan berbagai olahannya. Dilihat dari produk yang dihasilkan, peluang usaha kuliner makanan fungsional tergantung pada strategi bisnis yang dijalankan. 

  • Segi pengolahan makanan fungsional

Sebenarnya dari segi pengolahannya maka pangan fungsional bisa terbagi ke dalam tiga kategori yaitu pangan alami, tradisional dan pangan modern. Pangan alami ialah pangan yang bisa langsung dimanfaatkan misalnya buah-buahan dan sayuran yang bisa langsung dimakan tanpa harus dilakukan pengolahan lainnya. 

Sedangkan pangan fungsional tradisional ialah pangan cara mengolahnya menggunakan cara tradisional dan cara ini nantinya diturunkan ke generasi berikutnya. Contohnya, jamu, tempe dan minuman beras kencur. Sedangkan susu, yoghurt dan sejenisnya digolongkan sebagai makanan fungsional tradisional mancanegara. 

Ada pula contoh jenis pangan fungsional modern yaitu sereal untuk sarapan pagi dan ragam biskuit, pangan yang tidak mengandung lemah dan kolesterolnya dalam tingkat rendah. Juga termasuk mie instan yang diperkaya vitamin, segala jenis permen yang mengandung vitamin dan mineral serta zat besi.

Sosis yang mengandung serat, oligosakarida serta kalsium kulit telur, pasta yang mengandung serat pangan, cola tanpa kafein dengan kalori rendah, minuman isotonik untuk mineral tubuh, minuman yang baik untuk pencernaan, usus dan jantung, teh yang mengandung kalsium serta minuman yang bisa memulihkan energi bagi siapa saja yang meminumnya. 

Siapa Yang Dilarang Mengkonsumsi Makanan Fungsional?

Pangan fungsional bisa dikonsumsi oleh siapa pun baik mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun tidak diperuntukkan untuk bayi. Tidak ada ketentuan batas mengonsumsi makanan fungsional dan bisa dikonsumsi pada hari-hari biasa. Bahkan lebih baik lagi jika pangan nasional dimasukkan dalam menu hidangan sehari-hari. Sebaiknya pangan fungsional diberikan sedini mungkin untuk anak-anak supaya manfaat yang diperoleh ketika mereka sudah besar akan lebih kompleks atau lebih optimal. Ini juga perlu untuk analisa peluang usaha makanan fungsional yang menguntungkan. 

Analisa Peluang Usaha Makanan Fungsional dan Prospeknya di Tanah Air

Hingga kini sangat bagus untuk menjalankan bisnis makanan fungsional di Indonesia, mengingat semakin hari masyarakat Indonesia semakin sadar bahwa makanan sehat itu penting. Saat membeli makanan jangan hanya melihat dari segi tampilan dan rasanya saja, apalagi hanya dilihat dari harga murahnya. Tentu ini bukan kebiasaan baik, tetapi lihatlah dari kandungan yang ada di dalamnya, apakah ada zat yang berefek buruk bagi tubuh dalam makanan tersebut atau tidak. 

Setiap satu rupiah yang dikeluarkan untuk membeli makanan akan sangat menguntungkan jika hanya digunakan untuk membeli makanan sehat. Karena selain bermanfaat untuk saat ini juga bermanfaat jangka panjang. Selain itu, jangan lupa membaca label yang ada pada produk makanan  yang dibeli.

Umumnya yang ditulis di label ada nama produk tersebut, berat atau isi bersihnya, daftar bahan yang digunakan, nama serta alamat perusahaan, kode produksi, nomor pendaftaran, tanggal kadaluwarsa atau expired, informasi nilai gizi, cara digunakan, peringatan penyimpanan dan lain sebagainya.

Peluang usaha makanan ini masih sangat jarang, sehingga justru prospeknya bagus di tanah air karena belum banyak para pesaingnya. Jadi bisa dicoba untuk yang tertarik membuat usaha bidang kuliner dalam bentuk makanan fungsional yang bermanfaat. Modalnya pun tak terlalu besar.

Sekian artikel tentang hal-hal yang penting diketahui untuk analisa peluang usaha makanan fungsional. Semoga bermanfaat. 

No Responses

  1. Anonim

Reply